Haulia Dwi Putri

Goresan Pena Kehidupan

MAAF




 MAAF
Bengkulu, 01 Oktober 2015
            Semoga suatu saat, kau akan membaca tulisan usangku ini. Entah kapan. Detik ini, esok, lusa, minggu depan, bulan depan, tahun depan,  2 tahun lagi, dan sampai waktunya tiba. Sebelum kau membaca tulisan ini, dengarlah aku baik-baik. “Aku mencintaimu, sungguh. Aku menghargaimu. Tak pernah ada niat sedikitpun untuk membuatmu kecewa, hanya saja diluar batasku dan diluar sadarku, aku nyatanya selalu membuatmu kecewa. Entahlah... Aku bingung dengan keadaan ini. Aku yang salah. Aku yang belum bisa memahamimu. Hingga detik  ini, rasa bersalah itu tak  berhenti menghantuiku.”
Tulisan ini ku tuliskan untukmu. Untukmu yang jauh di sana. Untukmu yang ku cintai. Untukmu yang ku rindukan. Untuk hati yang pernah ku tanamkan cinta. Untukmu yang pernah ku titipkan sebuah harapan. Untukmu yang pernah ku tulis sebuah mimpi. Untukmu yang pernah ku lukiskan di masa depanku. Untukmu, hati yang tak sengaja ku sakiti. Untukmu...
            Sungguh. Aku tak punya kosa kata lagi untuk menjelaskan rasa bersalahku padamu. Sungguh, tak ada yang bisa ku ucapkan selain kata “Maaf”. Sungguh bukan maksudku untuk menyakitimu. Bukan maksudku untuk membuatmu kecewa. Maaf karena hingga detik ini aku belum bisa memahamimu. Aku yang bodoh. Aku terlalu bodoh.
Maafkan aku... Maafkan aku... Maafkan aku...
Aku bodoh. Aku bodoh karena belum bisa memahamimu. Aku bodoh karena selalu membuatmu kecewa. Itu di luar batasku. Percayalah, tak pernah ada niat sedikitpun untuk menyakitimu, mengecewakanmu, hanya saja aku tidak mengerti dengan situasi dan keadaan yang menyulitkanku. Aku terlalu cengeng, aku terlalu manja, aku terlalu kekanak-kanakan... aku yang salah. Aku yang salah karena tak pernah mengerti. Aku yang salah. Aku telah berusaha hanya saja itu terjadi lagi dan lagi. Aku butuh kau yang mengontrolku. Aku butuh kau yang mengajariku. Aku butuh kau yang membimbingku ketika aku salah. Aku tidak ingin ada perdebatan, aku tidak ingin ada pertengkeran. Bimbing aku. Kontrol emosiku.
Kau tahu, aku malu. Sungguh aku malu. Aku malu dengan ketidak sempurnaanku. Aku malu akan kekuranganku. Sungguh tidak ada yang bisa kau banggakan dariku. Sungguh tak ada satu pun yang bisa kau ceritakan pada keluargamu dan sahabat-sahabatmu tentang keunggulanku. Sungguh tidak ada. Aku malu.
Bukankah sejak awal aku sudah memperingatkanmu “Jangan terlalu mencintaiku.” Teramat sering ku katakan kalimat itu padamu. Kau tau apa maksudku? Aku takut kau kecewa akan  kekuranganku yang banyak ini. Aku takut mengecewakanmu. Aku tak sesempurna yang kau bayangkan. TIDAK. AKU TIDAK SESEMPURNA ITU.
Hingga akhirnya, aku melakukan kesalahan besar. Aku mencintaimu. Sungguh aku takut kehilanganmu. Sungguh, aku tidak ingin mengakhiri cerita indah ini. Aku telah melakukan kesalahan besar padahal dulu aku telah memperingatkanmu “Jangan terlalu mencintaiku. Jangan berharap banyak padaku”. Dan sekarang apa? Aku yang kini terlalu mencintaimu. Aku yang kini berharap banyak padamu.
Aku menanamkan banyak harapan padamu. Harapku semakin menjadi-jadi. Bahwa disetiap do’aku selalu ke sebut namamu. Selalu ku pinta agar Tuhan mempertemukan kita. Hingga aku lupa bahwa kita akan kembali pada TAKDIR. Takdir yang menentukan akhir cerita dari kisah ini.
Ahh....
Kau tau? Setiap hari aku belajar. Aku belajar memperbaiki diriku. Setiap hari aku berusaha untuk menjadi yang terbaik untukmu. Aku tidak cantik, aku tidak kaya, aku jauh dari kata baik, aku tidak cerdas, apa yang kau banggakan dariku? TIDAK ADA. Aku hanya gadis manja yang suka merengek. Aku hanya gadis manja yang tak bisa menahan air mataku ketika kau marah padaku. Aku hanya gadis manja yang sering membuatmu kualahan dengan sikapku. Aku hanya gadis manja yang sering menambah masalah baru dalam hidupmu. Kau tau bagaimana rasanya menjadi aku yang seperti itu? Aku sedih... Aku sedih karena tidak bisa menjadi yang terbaik untukmu. Aku sedih karena tidak bisa membuatmu bahagia bersamaku.
#Mr. H

Leave a Reply

Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts

Pengikut

Mengenai Saya

Foto saya
Hallo... Perkenalkan, saya Haulia Dwi Putri, konsultan JAFRA Bengkulu. Aku akan membantu kamu menemukan solusi atas permasalahan kulitmu. Silahkan konsultasi dulu sebelum mebeli produk JAFRA yah? Konsultasinya GRATIS. More info : BBM : 7F7EA6CB WA : 087745074419

About

Blogger news

Blogroll

Blogger templates