Bengkulu, 5 September 2015
Di kamar kosku pukul 22.54 WIB
Banyak hal yang membuatku bingung sendiri. Aku yang bodoh atau aku yang tak mengerti
dengan semua ini. Aku telah berusaha semampuku. Aku berusaha untuk bisa
mengerti tapi yang ku lakukan hanya membuat masalah baru.
Aku tidak tau harus mengatakannya seperti apa. Aku bingung.
Sungguh.
Aku ingin tau apa yang terjadi dengannya. Aku ingin tau
keadaannya saat ini. Aku ingin tau keluh kesahnya. Aku ingin tau semuanya. Agar
aku bisa memahami semua itu. Agar aku tidak merasa bersalah. Agar dia selalu
merasa tenang.
Aku harus bagaimana? Aku
tidak ingin memaksanya untuk menceritakan semuanya padaku. Yang ku inginkan
hanyalah membuatnya merasa tenang dengan menceritakan satu per satu apa yang
ada di benaknya.
Aku merasa bersalah. Tapi, tidak ada gunanya aku memaki
diriku sendiri jika aku tak bisa menemukan solusi.
Aku bingung. Sungguh. Tapi, percuma saja jika aku membuat
suasan jadi canggung.
Aku seperti berada di dua arah. Di hadapanku ada singa yang
sedang terluka tapi disisi lain ada harimau yang sedang kelaparan. Jalan mana
yang harus ku pilih?
Aku tidak punya jawaban. Apa yang harus ku jawab ketika ada
yang bertanya “Kenapa?” sedangkan aku tidak tau apa yang telah terjadi. APA
YANG HARUS KU JAWAB??? DAN APA YANG HARUS KU LAKUKAN???
Apa aku yang tidak peka???
Bingung. Sungguh.
Bingung. Sungguh.
#Mungkin aku yang terlalu bodoh


